Senin, 01 Oktober 2012

Kebiasaan yang Dilakukan Orang Sukses di Pagi Hari

1. Tidak Menghabiskan Waktu Untuk Meriksa Email
Pemilik Tumblr, David Karp, berusaha untuk tidak mengecek emailnya sebelum jam 10 pagi. Sedangkan pemilik Keepcup, AbigailForsyth, mencoba untuk tidak mengadakan rapat di jam yang sama. Mereka lebih memilih untuk menyapa rekan-rekan bisnisnya di pagi hari.

2. Lakukan Sesuatu yang Berat Lebih Awal
Di dalam buku manajemen waktu 'Eat That Frog', Anda harus meletakkan hal terburuk di depan. Jadi, apabila Anda dihadapkan dengan masalah yang buruk, lebih baik selesaikan msalah tersebut lebih awal. Jika Anda memiliki pekerjaan yang tidak disukai, maka kerjakanlah terlebih dahulu.

3. Luangkan Waktu Untuk Memilah-milah
Setiap pekerjaan yang Anda Anda lakukan tentunya memiliki prioritas tertentu. Jadi sebaiknya luangkanlah waktu untuk memilah-milah pekerjaan mana yang paling penting untuk diselesaikan.

4. Pikirkan Orang di Sekitar Anda
Pikirkan imbas pekerjaan pada rekan-rekan Anda. Saat mengerjakan secara individual, Anda kadang lupa dengan efek pekerjaan Anda pada yang lain.

5. Ingat tujuan besar Anda
Merupakan hal yang sangat penting untuk melihat kembali tujuan besar dan target Anda yang ingin dicapai setiap paginya. Ini akan membuat apa yang Anda kerjakan tidak melenceng dengan target yang sudah ditentukan.

6. Gunakan Waktu Senggang
Apabila Anda pergi ke kantor dengan menggunakan angkutan umum, maka luangkanklah waktu selama perjalanan dengan membuat daftar apa saja yang ingin Anda lakukan di hari itu. Merencanakan sesuatu yang diinginkan dapat memudahkan Anda untuk mencapainya secara terorganisir.

Sekarang, strategi marketing melibatkan Psikologi Manusia

Jaman sekarang memang harus berjualan dengan cara yang kreatif, kalau tidak pasti kita akan di salip oleh pesaing kita" kata-kata itulah yang terlontar dari mulut teman saya ketika sedang membahas produk marketing yang ampuh, kata-kata singkat inipun selalu terngiang di benak saya sampai sekarang, mungkin banyak yang bertanya sebenarnya strategi marketing seperti apa sih yang di terapkan oleh perusahaan-perusahaan yang suskses menjual produknya?

Pertanyaan inipun sedikit-demi sedikit mulai terjawab di buku yang tidak sengaja saya temukan berjudul Buy-Ology, di dalam buku ini di bahas strategi marketing yang biasa di pakai oleh perusahaan besar dalam meningkatkan penjualan produknya, teknik marketing yang telah digunakan lalu diuji dengan penelitian  ilmiah yang memenfaatkan alat bernama MRI yang dapat memindai aktivitas otak, sehingga peneliti dapat mengetahui bagian otak mana saja yang akan bereaksi terhadap paparan merk produk atau strategi marketing  yang dilakukan.

Ada satu bab yang sangat menarik bagi saya dalam buku itu, dimana banyak teknik marketing yang memenfaatkan apa yang di namakan Neuron Cermin, yang mana bagian otak mempunyai kontribusi terhadap sinyal rasa empati maupun keinginan seseorang untuk meniru orang lain.

Mari kita buktikan secara sederhana keberadaan Neuron Cermin dalam otak kita dengan kata Menguap, atau semua hal yang berhubungan dengan Menguap, mungkin banyak dari anda yang akan langsung menguap ataupun merasa ingin menguap pada saat membaca kata ini, kalau kita perhatikan lebih jauh mungkin kita menguap bukan karena merasa lelah atau mengantuk, tetapi cukup dengan melihat orang di dekat kita menguap maka seolah-olah kita tertular menguap dari orang itu. betul?

Konsep peniruan inilah yang di manfaatkan para marketing di perusahaan kelas dunia selama ini, saya beri contoh mudah, pernahkan anda jalan-jalan ke mall kemudian sampai pada gerai yang menjual pakaian, di sana terdapat banyak poster besar model yang super cantik dan super sexy, lalu pada suatu waktu anda melihat pakaian yang di kenakan pada manekin yang bertubuh indah dan proporsional, lalu otak anda secara tidak sadar mulai berkata "baju ini pasti juga bagus di pakai olehku seperti dia,tubuhku akan terlihat lebih proporsional dan indah", dan sudah bisa ditebak beberapa menit kemudian anda sudah sampai di kasir dan melakukan pembelian.

Atau contoh yang lebih spektakuler yang terjadi belakangan di sekitar kita, siapa sih yang tidak tahu Blackberry. Kalau mau, mari kita jujur, apakah anda membeli ponsel blackberry sangat membtuhkan fungsinya atau ingin terlihat seperti teman-teman anda? mungkin sewaktu anda belum mempunyai Blackberry pada suatu waktu anda melihat teman-teman anda memakai hp itu, dengan di tambah pengaruh-pengaruh pembicaraan tentang "tingkat kasta" para pemakai blackberry akan meningkat apabila menenteng ponsel itu, maka secara tidak sadar otak anda akan berkata "Aku mau itu, aku mau hp Blackberry agar seperti mereka", hal ini tidak hanya terjadi pada anda tetapi juga pada kebanyakan pengguna Blackberry di Indonesia.

Neuron cermin juga sering bereaksi terhadap segala sesuatu yang kita lihat secara online, anda pasti pernah melihat video-video di youtube bagaimana seseorang membuka pembungkus dari barang yang mereka beli, seberti bagaimana seseorang membuka pembungkus ponsel Blackberry untuk pertama kalinya atau bagaimana seorang anak membuka pembungkus dan sedikit mereview XBOX yang baru dibelinya, video seperti ini sedikit banyak mempengaruhi seseorang dalam keputusan membeli suatu barang, dengan banyakya view pada video-video ini menurut seorang direktur agen periklanan hal ini sebagai puncak dari rasa keinginan seseorang terhadap suatu barang, mungkin banyak orang-orang di luar sana yang sangat menginginkan barang tersebut, maka ia akan mencari pemuas terhadap keinginannya dengan menonton video itu.

Hal ini mulai banyak di gunakan oleh marketer sebagai salah satu strategi marketing yang ampuh. Jadi berhati-hatilah anda, karena masa depan periklanan mungkin akan menggunakan teknik ini untuk memaksa otak anda membeli produk yang mereka tawarkan di luar batas penalaran anda maupun batas dompet anda, :)

Lalu bagaimana dengan strategi marketing yang anda lakukan untuk meningkatkan penjualan produk anda?mungkin strategi marketing yang satu ini bisa diterapkan pada produk anda mulai sekarang.




Article Information:
Marketing: Strategi Marketing Memanfaatkan Psikologi Manusia
Reviewer Puzzle Inc. Design pada .
Marketing: Strategi Marketing Memanfaatkan Psikologi Manusia
Terobosan dalam dunia marketing yang memanfaatkan emosi keinginan seseorang untuk memiliki suatu barang